BANGKALAN - Di tengah aktivitas belajar yang akan segera kembali ramai, harapan baru mulai tampak di lingkungan SMPN 1 Kamal, Dusun Karang Katon, Desa Banyuajuh, Kecamatan Kamal, Kabupaten Bangkalan. Rabu (5/8/2026), personel Koramil Kamal bersama warga kembali melanjutkan pembangunan jembatan melalui program Bhakti TNI AD untuk Rakyat. Hari itu, pekerjaan difokuskan pada pelepasan begisting pengaman pagar jembatan, menandai bahwa pembangunan telah memasuki tahap akhir dengan progres mencapai 96 persen.
Meski hanya melibatkan 1 personel TNI dan 2 pekerja umum, pekerjaan berlangsung penuh semangat. Setiap bagian jembatan yang diselesaikan bukan sekadar konstruksi beton dan besi, tetapi menjadi simbol kepedulian TNI terhadap kebutuhan masyarakat. Jembatan ini nantinya akan mempermudah akses siswa menuju sekolah, sekaligus memberikan rasa aman bagi warga yang setiap hari melintas.
Danramil Kamal, Kapten Arm Muasari, menegaskan bahwa kehadiran TNI di tengah masyarakat bukan hanya dalam menjaga keamanan, tetapi juga hadir untuk memberikan manfaat nyata melalui pembangunan yang menyentuh kebutuhan rakyat. Menurutnya, akses yang baik akan mendukung kelancaran pendidikan dan aktivitas sosial masyarakat.
"Bhakti TNI AD untuk Rakyat adalah wujud pengabdian kami kepada masyarakat. Jembatan ini kami bangun bukan hanya untuk menghubungkan dua sisi jalan, tetapi juga menghubungkan harapan anak-anak menuju pendidikan yang lebih baik. Kami berharap keberadaan jembatan ini menjadi manfaat jangka panjang bagi siswa, guru, dan seluruh warga Desa Banyuajuh, " ujar Kapten Arm Muasari. Dengan progres yang hampir mencapai tahap penyelesaian, jembatan tersebut diharapkan segera dapat digunakan dan menjadi bukti bahwa semangat gotong royong antara TNI dan masyarakat mampu menghadirkan perubahan yang dirasakan langsung oleh rakyat. (*)

Achmad Sarjono