BANGKALAN - Semangat gotong royong kembali mewarnai pelaksanaan Karya Bhakti TNI AD yang digelar Koramil Socah pada Selasa (4/8/2026). Bersama masyarakat, dua personel TNI dan dua pekerja umum melanjutkan program bedah Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) milik Bu Sunariyeh di Dusun Pejaten, Desa Keleyan, Kecamatan Socah, Kabupaten Bangkalan. Memasuki hari ini, pekerjaan difokuskan pada plester dinding bagian dalam rumah dengan progres pembangunan telah mencapai 60 persen.
Di balik adukan semen dan ayunan cetok, tampak kebersamaan yang terjalin tanpa sekat. Prajurit TNI dan warga saling bahu-membahu menyelesaikan setiap sudut rumah agar segera menjadi hunian yang lebih layak, aman, dan nyaman bagi Bu Sunariyeh beserta keluarganya. Kehadiran TNI tidak hanya memberikan tenaga, tetapi juga menghadirkan semangat dan harapan baru bagi masyarakat.
Batituud Koramil Socah, Peltu As'ad, mengatakan bahwa program bedah RTLH merupakan bentuk nyata kepedulian TNI AD terhadap kesejahteraan masyarakat. Menurutnya, rumah yang layak bukan sekadar tempat berteduh, tetapi juga menjadi fondasi bagi kehidupan keluarga yang lebih sehat dan bermartabat. "Kami ingin masyarakat merasakan bahwa TNI selalu hadir di tengah kesulitan mereka. Melalui karya bhakti ini, kami bersama warga bergotong royong agar Bu Sunariyeh segera dapat menempati rumah yang lebih layak. Kebersamaan inilah yang menjadi kekuatan utama dalam setiap pengabdian TNI kepada rakyat, " ujarnya.
Dengan progres yang telah mencapai 60 persen, Koramil Socah optimistis proses rehabilitasi rumah dapat diselesaikan sesuai target. Karya Bhakti TNI AD ini menjadi bukti bahwa kemanunggalan TNI dan rakyat bukan sekadar slogan, melainkan terwujud melalui aksi nyata yang menghadirkan manfaat langsung bagi masyarakat yang membutuhkan.

Achmad Sarjono