BANGKALAN - Setiap kali hendak beraktivitas, warga Desa Nyormanis, Kecamatan Blega, Kabupaten Bangkalan, harus menghadapi akses yang tidak selalu mudah. Kondisi itu membuat perjalanan warga, terutama saat membawa barang atau menjalankan aktivitas sehari-hari, menjadi tantangan tersendiri. Kini, kekhawatiran tersebut perlahan terjawab setelah jembatan yang dibangun melalui Program Bakti TNI AD untuk Rakyat rampung 100 persen, Rabu (16/9/2026).
Bagi warga, jembatan tersebut bukan hanya bangunan fisik, tetapi jalur yang diharapkan mampu membuka akses lebih mudah untuk berbagai keperluan. Mulai dari bekerja, mengangkut hasil usaha, menuju fasilitas pendidikan hingga memenuhi kebutuhan sehari-hari. Di lokasi yang sama, prajurit TNI bersama masyarakat bekerja bahu-membahu menyelesaikan pembangunan, dengan harapan hasilnya benar-benar menjadi fasilitas yang bermanfaat dalam jangka panjang.
Danramil Blega Kapten Inf Sutejo mengatakan penyelesaian pembangunan jembatan tersebut merupakan hasil kerja bersama antara TNI dan masyarakat. “Kami bersyukur pembangunan jembatan di Desa Nyormanis telah mencapai 100 persen. Harapannya, jembatan ini dapat mempermudah mobilitas warga dan mendukung aktivitas masyarakat, terutama dalam menunjang perekonomian serta kebutuhan sehari-hari, ” ujarnya.
Bagi prajurit yang terlibat, rampungnya jembatan menjadi kepuasan tersendiri. Keringat yang tercurah selama proses pembangunan kini terbayar dengan berdirinya akses yang akan digunakan masyarakat. Semangat gotong royong tersebut menjadi gambaran bahwa Bakti TNI AD untuk Rakyat tidak hanya membangun infrastruktur, tetapi juga menghadirkan kedekatan TNI dengan masyarakat melalui karya yang manfaatnya dapat dirasakan secara langsung.

Achmad Sarjono