BANGKALAN - Sebanyak 11 titik pembangunan sumur bor dalam program Bakti TNI AD untuk Rakyat di wilayah Kodim Bangkalan telah rampung 100 persen. Fasilitas air bersih tersebut tersebar di sejumlah pesantren dan tempat ibadah di Kabupaten Bangkalan, menjadi bagian dari upaya membantu masyarakat memenuhi kebutuhan air bersih.
Sumur bor dibangun antara lain di Ponpes Darussalam dan Babussalam Kecamatan Socah, Masjid Al Falah serta Ponpes Sabilussolihin di Buluh, Ponpes Assomadiyah Burneh, Ponpes Nurul Iman dan Al Akhyar di Labang, Ponpes Nurul Huda Tlomar, Ponpes Al Muhajirin Arosbaya, Ponpes Al Kahfi Sepulu, serta Musholla Kampung Tenjuy, Kecamatan Geger.

Dandim Bangkalan Letkol Inf Heru Dwi Santoso, S.IP., M.M., mengatakan penyediaan sumur bor tidak sekadar membangun sarana fisik, tetapi menjadi bentuk kepedulian TNI terhadap kebutuhan dasar masyarakat. Menurutnya, akses air bersih sangat penting bagi kehidupan sehari-hari, terutama bagi lingkungan pesantren dan masyarakat di sekitarnya.
"Kami berharap sumur bor ini benar-benar memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat. Air bersih adalah kebutuhan dasar, sehingga kehadiran fasilitas ini diharapkan dapat membantu aktivitas warga, santri maupun pengelola tempat ibadah, " kata Dandim.
Hingga Minggu (13/9/2026), seluruh 11 sasaran pembangunan sumur bor tersebut telah mencapai progres 100 persen. Kodim Bangkalan memastikan semangat Bakti TNI AD untuk Rakyat tidak berhenti pada pembangunan sarana, tetapi diarahkan agar hasilnya dapat langsung dirasakan dan dipelihara bersama oleh masyarakat. (*)

Achmad Sarjono