BANGKALAN - Di bawah rindangnya pepohonan bambu di Dusun Sanggar Agung Timur, Desa Sanggar Agung, Kecamatan Socah, suara cangkul, sekop, dan adukan semen berpadu dengan canda ringan para pekerja. Empat prajurit Koramil Socah bahu-membahu bersama empat warga melanjutkan pembangunan pondasi jembatan Armco, Rabu (5/8/2026). Tak ada sekat antara seragam loreng dan pakaian kerja warga. Yang terlihat hanyalah semangat gotong royong demi menghadirkan akses yang lebih aman bagi masyarakat.
Pembangunan jembatan yang kini telah mencapai 40 persen itu bukan sekadar proyek fisik. Jembatan tersebut menjadi harapan baru bagi warga yang selama ini mendambakan akses yang lebih mudah untuk beraktivitas, mulai dari mengangkut hasil pertanian, menuju sekolah, hingga memperlancar mobilitas sehari-hari. Setiap batu yang disusun dan setiap adukan semen yang diratakan menjadi simbol kepedulian TNI AD yang hadir langsung di tengah masyarakat.
Danramil Socah, Kapten Cke Marsono, menegaskan bahwa program Bhakti TNI AD untuk Rakyat merupakan wujud nyata pengabdian prajurit kepada masyarakat. Menurutnya, pembangunan infrastruktur akan memberikan manfaat jangka panjang sekaligus memperkuat semangat kebersamaan yang telah menjadi budaya bangsa.
"Kami ingin masyarakat benar-benar merasakan bahwa TNI selalu hadir bersama rakyat. Jembatan ini memang dibangun dari batu, besi, dan semen, tetapi yang menguatkannya adalah semangat gotong royong. Semoga pembangunan ini segera selesai dan menjadi jalan yang memudahkan aktivitas serta membawa manfaat bagi kesejahteraan warga Sanggar Agung, " ujar Kapten Cke Marsono. (*)

Achmad Sarjono