BANGKALAN – Terik matahari Jumat (31/7/2026) tak menyurutkan semangat personel Koramil Socah bersama warga dalam menyelesaikan pembangunan sumur bor di Pondok Pesantren Sabilus Sholihin, Desa Socah, Kecamatan Socah. Di bawah menara tandon yang telah berdiri kokoh, tiga prajurit TNI tampak bergantian mengaduk campuran semen dan kerikil untuk proses pengecoran pondasi kerangka tandon air. Di sisi lain, tandon air berwarna oranye yang telah siap dipasang menjadi simbol bahwa harapan akan hadirnya air bersih semakin dekat menjadi kenyataan.
Pembangunan sumur bor ini merupakan bagian dari Program Karya Bhakti TNI AD untuk Rakyat yang menyasar kebutuhan dasar masyarakat. Dikerjakan secara gotong royong oleh tiga personel TNI dan empat pekerja sipil, setiap adukan semen yang dihasilkan menjadi bukti bahwa kemanunggalan TNI dan rakyat tidak hanya hadir dalam menjaga keamanan, tetapi juga menghadirkan solusi atas kebutuhan masyarakat. Hingga saat ini, progres pembangunan telah mencapai 80 persen, dengan fokus pekerjaan pada pengecoran pondasi penyangga tandon sebagai tahap akhir sebelum instalasi air dapat difungsikan.
Komandan Kodim Bangkalan, Letkol Inf. Heru Dwi Santoso, S.IP., M.M., menegaskan bahwa penyediaan air bersih merupakan salah satu bentuk pengabdian TNI AD yang manfaatnya dapat dirasakan langsung oleh masyarakat. "Kami ingin kehadiran TNI benar-benar memberi arti bagi masyarakat. Air bersih adalah kebutuhan pokok yang akan menunjang aktivitas para santri dan warga setiap hari. Melalui semangat gotong royong, kami berharap fasilitas ini segera selesai dan menjadi sumber kehidupan yang membawa keberkahan bagi Pondok Pesantren Sabilus Sholihin maupun masyarakat sekitar, " ungkapnya.
Bagi TNI AD, pembangunan ini bukan sekadar mendirikan menara tandon atau memasang instalasi air. Lebih dari itu, setiap tetes keringat yang tercurah merupakan wujud kepedulian dan pengabdian kepada rakyat. Sebab, di balik kokohnya bangunan yang berdiri, tersimpan harapan agar air bersih dapat terus mengalir, menghidupi aktivitas belajar para santri, memenuhi kebutuhan ibadah, dan meningkatkan kualitas hidup masyarakat di Desa Socah.

Achmad Sarjono